Irma Tombuku
Minggu, 24 Mei 2020
YESUS ADALAH ALLAH
Oleh Yolanda Kalalo-Lawton
Yolanda Kalalo-Lawtonwww.agapekasih.org
Sumber oleh Yolanda Kalalo-Lawton
Yolanda Kalalo-Lawtonwww.agapekasih.org
Minggu, 12 April 2020
Pelajaran sekolah sabat 12 april 2020
PELAJARAN SEKOLAH SABAT
Minggu, 12 Apr 2020
PELAJARAN 3
Ada Tertulis
Baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis menandai permulaan pelayanan Juruselamat, Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun Yudea, di mana dalam kondisi kemanusiaan-Nya yang paling lemah Ia dicobai oleh Iblis.
Bacalah Matius 4: 1–11. ♦️Bagaimanakah Yesus bertahan melawan pencobaan setan di padang gurun?
♦️Apakah yang harus kita pelajari tentang Alkitab dari kisah ini?
Ketika dicobai dengan selera, Yesus menjawab, “Ada tertulis, manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat. 4: 4). Yesus menunjuk kepada Firman yang hidup dan yang terutama adalah Alkitab itu bersumber dari Tuhan. Dengan cara ini Yesus menegaskan wewenang Alkitab. Ketika dicobai dengan semua kerajaan dunia dan kemuliaannya Yesus menjawab, "Ada tertulis, 'Engkau harus menyembah TUHAN, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti'" (Mat. 4: 10; Luk. 4: 8). Kristus mengingatkan kita bahwa ibadah sejati berpusat kepada Allah, bukan kepada siapa pun juga. Tunduk kepada Firman Allah adalah penyembahan yang sebenarnya. Akhirnya, pada pencobaan cinta akan pertunjukan dan atas asumsi, Yesus menjawab sekali lagi, “ada tertulis, ‘Janganlah engkau mencobai TUHAN, Allahmu’” (Mat. 4: 7; Luk. 4: 12).
Dalam ketiga pencobaan itu, Yesus menjawab dengan kata-kata “Ada tertulis.” Artinya Yesus langsung memakai Firman Allah dan tidak ada yang lain dalam menghadapi serangan dan tipu daya Iblis. Ini harus menjadi pelajaran yang kuat bagi kita semua: bahwa Alkitab dan Alkitab saja yang menjadi standar utama dan dasar dari kepercayaan kita.
Ya, Alkitab dan Alkitab saja metode pertahanan Yesus terhadap serangan musuh. Yesus adalah Allah, tetapi dalam mempertahankan diri-Nya melawan Iblis Ia bergantung semata-mata kepada Firman Allah.
Bukan opini; bukan argumen rumit dan berbelit-belit; bukan dengan kata-kata dendam pribadi; melainkan dengan kata-kata sederhana namun mendalam dari Alkitab. Bagi Kristus, Alkitab memiliki wewenang dan kuasa terbesar. Dengan cara inilah pelayanan-Nya dimulai dengan dasar yang pasti dan terus menerus dibangun di atas keyakinan bahwa Alkitab layak dipercaya.
♦️Bagaimanakah kita belajar untuk percaya kepada Firman Tuhan, dan sekaligus tunduk padanya?
Shalom,
Minggu, 12 Apr 2020
PELAJARAN 3
Ada Tertulis
Baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis menandai permulaan pelayanan Juruselamat, Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun Yudea, di mana dalam kondisi kemanusiaan-Nya yang paling lemah Ia dicobai oleh Iblis.
Bacalah Matius 4: 1–11. ♦️Bagaimanakah Yesus bertahan melawan pencobaan setan di padang gurun?
♦️Apakah yang harus kita pelajari tentang Alkitab dari kisah ini?
Ketika dicobai dengan selera, Yesus menjawab, “Ada tertulis, manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat. 4: 4). Yesus menunjuk kepada Firman yang hidup dan yang terutama adalah Alkitab itu bersumber dari Tuhan. Dengan cara ini Yesus menegaskan wewenang Alkitab. Ketika dicobai dengan semua kerajaan dunia dan kemuliaannya Yesus menjawab, "Ada tertulis, 'Engkau harus menyembah TUHAN, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti'" (Mat. 4: 10; Luk. 4: 8). Kristus mengingatkan kita bahwa ibadah sejati berpusat kepada Allah, bukan kepada siapa pun juga. Tunduk kepada Firman Allah adalah penyembahan yang sebenarnya. Akhirnya, pada pencobaan cinta akan pertunjukan dan atas asumsi, Yesus menjawab sekali lagi, “ada tertulis, ‘Janganlah engkau mencobai TUHAN, Allahmu’” (Mat. 4: 7; Luk. 4: 12).
Dalam ketiga pencobaan itu, Yesus menjawab dengan kata-kata “Ada tertulis.” Artinya Yesus langsung memakai Firman Allah dan tidak ada yang lain dalam menghadapi serangan dan tipu daya Iblis. Ini harus menjadi pelajaran yang kuat bagi kita semua: bahwa Alkitab dan Alkitab saja yang menjadi standar utama dan dasar dari kepercayaan kita.
Ya, Alkitab dan Alkitab saja metode pertahanan Yesus terhadap serangan musuh. Yesus adalah Allah, tetapi dalam mempertahankan diri-Nya melawan Iblis Ia bergantung semata-mata kepada Firman Allah.
Bukan opini; bukan argumen rumit dan berbelit-belit; bukan dengan kata-kata dendam pribadi; melainkan dengan kata-kata sederhana namun mendalam dari Alkitab. Bagi Kristus, Alkitab memiliki wewenang dan kuasa terbesar. Dengan cara inilah pelayanan-Nya dimulai dengan dasar yang pasti dan terus menerus dibangun di atas keyakinan bahwa Alkitab layak dipercaya.
♦️Bagaimanakah kita belajar untuk percaya kepada Firman Tuhan, dan sekaligus tunduk padanya?
Shalom,
Pelajaran sekolah sabat 11 april 2020
PELAJARAN ALKITAB
Sabat Petang, 11 Apr 2020
PELAJARAN 3
PANDANGAN YESUS DAN PARA RASUL TERHADAP ALKITAB
UNTUK PELAJARAN PEKAN INI, BACALAH: Mat. 4: 1–11; 22: 37–40; Luk. 24:13–35, 44, 45; 4: 25–27; Kis. 4: 24–26.
AYAT HAFALAN: "Tetapi Yesus menjawab: 'Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4: 4).
Sangat disayangkan di zaman post-modern ini, Alkitab secara meluas ditafsirkan melalui cara pandang filsafat yang mempertanyakan wewenang dan pengilhamannya. Faktanya, Alkitab dipandang hanya sebagai gagasan manusia yang hidup dalam suasana budaya primitif, yang tidak mungkin memahami dunia sebagaimana yang kita miliki sekarang. Pada saat yang sama, unsur supraalami telah diremehkan atau bahkan disingkirkan dari Alkitab, mengubahnya menjadi dokumen yang seharusnya adalah pandangan Allah atas manusia, menjadi pandangan manusia atas Allah. Dan sebagai akibatnya, bagi banyak orang, Alkitab menjadi sangat tidak relevan pada zaman pemikiran Darwinisme dan filsafat modern ini.
Namun demikian, kita sepenuhnya menolak sikap seperti itu. Sebaliknya, kita melihat dalam Perjanjian Baru cara yang diinspirasikan dalam memandang keseluruhan Alkitab, dengan mempelajari bagaimana Yesus dan para rasul memahami Perjanjian Lama, satu-satunya Alkitab yang mereka miliki saat itu. Bagaimana mereka berhubungan dengan orang-orang, tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa yang diceritakan? Apa asumsi dan metode penafsiran mereka selanjutnya?
Mari kita ikuti mereka dan pengertian mereka, yang kontras dengan kesalahpahaman orang-orang yang tidak diilhami yang anggapannya hanya menuntun pada skeptisisme dan keraguan akan Firman Tuhan.
Shalom, selamat menikmati Pelajaran Firman Tuhan
Sabat Petang, 11 Apr 2020
PELAJARAN 3
PANDANGAN YESUS DAN PARA RASUL TERHADAP ALKITAB
UNTUK PELAJARAN PEKAN INI, BACALAH: Mat. 4: 1–11; 22: 37–40; Luk. 24:13–35, 44, 45; 4: 25–27; Kis. 4: 24–26.
AYAT HAFALAN: "Tetapi Yesus menjawab: 'Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4: 4).
Sangat disayangkan di zaman post-modern ini, Alkitab secara meluas ditafsirkan melalui cara pandang filsafat yang mempertanyakan wewenang dan pengilhamannya. Faktanya, Alkitab dipandang hanya sebagai gagasan manusia yang hidup dalam suasana budaya primitif, yang tidak mungkin memahami dunia sebagaimana yang kita miliki sekarang. Pada saat yang sama, unsur supraalami telah diremehkan atau bahkan disingkirkan dari Alkitab, mengubahnya menjadi dokumen yang seharusnya adalah pandangan Allah atas manusia, menjadi pandangan manusia atas Allah. Dan sebagai akibatnya, bagi banyak orang, Alkitab menjadi sangat tidak relevan pada zaman pemikiran Darwinisme dan filsafat modern ini.
Namun demikian, kita sepenuhnya menolak sikap seperti itu. Sebaliknya, kita melihat dalam Perjanjian Baru cara yang diinspirasikan dalam memandang keseluruhan Alkitab, dengan mempelajari bagaimana Yesus dan para rasul memahami Perjanjian Lama, satu-satunya Alkitab yang mereka miliki saat itu. Bagaimana mereka berhubungan dengan orang-orang, tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa yang diceritakan? Apa asumsi dan metode penafsiran mereka selanjutnya?
Mari kita ikuti mereka dan pengertian mereka, yang kontras dengan kesalahpahaman orang-orang yang tidak diilhami yang anggapannya hanya menuntun pada skeptisisme dan keraguan akan Firman Tuhan.
Shalom, selamat menikmati Pelajaran Firman Tuhan
Minggu, 07 Juli 2019
khotbah Bertahan Sampai Akhir _ sabat 13 anak-anak
KHOTBAH ANAK-ANAK SABAT 13 _SDAMopah
Lama merauke
|
Berapa banyak yang bersukacita boleh katakana amin.
Puji Tuhan Terima kasih.
Sabat ini saya bersyukur diberikan kesempatan
berkhtbah. Sebelum kita lanjut MARI KITA BERDOA
Judul Khotbah Saya BERTAHAN SAMPAI AKHIR. Ayat tema
Ayat Tema : Matius 24:13 Tetapi orang
yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Saudara-saudara, Tuhan ingin supaya kita bertahan
sampai akhir,
hanya
orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
SAUDARKU,BERTAHANLAH
WALAUPUN JALAN KITA TIDAK SELALU LURUS.
Arti Bertahan Adalah : Tetap tinggal di posisi
bawah, posisi yang tidak enak dan tidak nyaman. saat kita berada dalam posisi
demikian baru bisa dikatakan kita bertahan.
Kita lanjut dengan Beberapa arti “BERTAHAN” menurut
FirmaNya
Kolose 1:23 Kita baca Sama2… 1,2,3
Sebab
itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan
jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah
dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah
menjadi pelayannya.
Jadi Saudara, Bertahan menurut kolose 1:23 adalah: BERDIRI
TEGUH DAN TIDAK BERGESER DARI POSISI
Berikutnya, Ibrani 10:37-39 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan
datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh
iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.“
Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi
orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.
Saudara Ayat tadi mengatakan
bahwa: sudah sangat sedikit waktu lagi, Dia akan datang
jadi,Tuhan
ingin agar kita TIDAK UNDUR
DALAM HAL APAPUN karena bila kita undur maka TUHAN tidak berkenan kepadanya.
Selanjutnya
arti bertahan menurut FirmanNya terdapat di dalam
Amsal
20 : 6 Banyak orang menyebut diri baik
hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?
Arti
bertahan menurut ayat ini adalah
TETAP SETIA
Akhir
Zaman ini banyak yang sudah tidak setia tetapi saudara mari kita tetap Setia
dalam kebenaran Tuhan, setia beribadah, setia berdoa,
Setia baca Firman dan setia dalam pekerjaan Tuhan.
Saudara, Dalam
Hal apa saja kita harus bertahan?
Mempertahankan Iman (Yudas 1:3) Saudara-saudaraku yang kekasih,
sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang
keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu
dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan
iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus.
Saudara-saudara
sangat jelas ayat ini mengajak kita untuk bersama-sama berjuang, berjuang dalam
mempertahankan iman yang sudah lama kita pegang.
Kemudian dalam
hal apalagi kita harus bertahan?
Melawan Tipu
Muslihat Iblis (Efesus 6:11) Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah,
supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
Saudara-saudara,
tanpa perlengkapan senjata Allah kita tidak dapat bertahan untuk melawan tipu
muslihat iblis yang berusaha menjatuhkan kita.
Apa saja
Perlengkapan senjata Allah itu? Alkitab,
Buku sekolah sabat, buku2 Roh nubuatAkhir jaman ini banyak orang yang sering
tertipu oleh muslihat iblis, leh karena sudah tidak menggunakan Dan banyak berdoa!!
Mari saudara
Gunakanlah perlengkapan itu agar kita dapat bertahan
Saudara-saudara, Ketika Yesus Hidup di dunia, Dia juga pernah
mengalami banyak cobaan, banyak penderitaan baik oleh saudara terdekat atau para imam sama seperti
kita.
Tetapi Apa
yang Yesus buat? Yesus pada saat itu tetap bertahan agar dapat menang bahkan
Dia tetap mengasihi mereka..Dia bertahan hingga akhir mati di kayu salib.
Begitu juga
dengan kita, manusia tidak akan terlepas dari tantangan baik di keluarga,
jemaat tetapi jangan pernah menyerah.
Jangan melihat
kepada manusia tetapi LIHATLAH PADA YESUS yang sudah menjadi teladan yang baik
dan Sudah memberikan hidupNya bagi saya dan saudara.
Oleh karena
itu mari saudara-saudara
kita harus BERTAHAN HINGGA AKHIR. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Matius 24:13
kita harus BERTAHAN HINGGA AKHIR. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Matius 24:13
Sampai kapan
kita harus bertahan?
SAMPAI
KEDATANGAN TUHAN. Yakobus 5:7 (
Karena itu,
saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya
petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah
turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
Saudara,
Banyak Orang sudah tidak sabar akhirnya
karena Tuhan belum juga datang banyak yang berpaling. Sungguh sangat
disayangkan ada banyak yang sudah tidak setia, dalam iman mereka
Kemudian
BERTAHAN HINGGA AKHIR HAYAT atau SAMPAI KITA MATI
2 Timotius 4:6,7 Mengenai diriku, darahku sudah
mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.Aku telah
mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah
memelihara iman.
Saudara-saudara
Ketika kita sudah memulai, jangan pernah berhenti tetapi selesaikan perjalanan
iman sampai Tuhan ijinkan kita beristirahat…
Apabila kita bertahan sampai
Akhir apa yang akan kita dapatkan?
Kita akan Menerima Upah 2 Timotius 4:8
Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan
kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya
kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.
Saudara-saudara
Tuhan itu adil, Dia akan memberikan Upah bagi mereka yang bertahan. ini adalah janji untuk saya dan saudara pada hariNya.
Upah itu adalah Mahkota.
Saudara, Mahkota yang akan kita terima lebih dari ...MAHKOTA RATU INGGRIS. Kita akan menerima lebih indah
dari penghargaan Dunia.
Saudara-saudara sabat hari ini
Yesus memanggil Saya dan Saudara untuk bertahan,
bertahan dalam iman kepada-Nya
Bertahan memikul salib-Nya
Bertahan dalam bekerja sama dalam pelayanan kepada-Nya
Bertahan dalam mempertahankan Iman
Jangan pernah Undur dari pada-Nya
Mari kita
tetap setia dan berkomitmen, apapun yang
akan terjadi, Hidup ini aku mau serahkan
Bagi Yesus, bertahanlah Hingga Akhir.
Bilamana Yesus
datang, kita akan masuk bersama Dia di dalam kerajaan Kekal.
Ayat penutup
Ibrani 10 : 36 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh Iman, dan apabila ia
mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.
Dan yang
paling terakhir ayat tema tadi Matius
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan
selamat.
TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA,
SAYA BAWA DALAM NAMA YESUS AMIN.
Langganan:
Komentar (Atom)